Wednesday, October 11, 2006

Mata Hatiku

Mata hati

Sinarmu terpancar penuh kasih dan kelembutan
Menjadi penunjuk langkah yang harus kutempuh
Tapi kadang cahayamu tak dapat kulihat
Sehingga aku menyimpang ke jalan yang gelap

Kalau seruanMu menyentuh gendang telingaku
Tiba-tiba saja cahaya mata hati ini menerangiku
Dapat kulihat tubuh ini yang berbalut dosa
Hingga rasa malu mampu menebus ke ujung kalbu

Masihkah pintu ampunan terbuka untukku, ya Tuhan?
Kala mata hati telah buram oleh hawa nafsu.
Telaga bening dalam jiwa ini menjadi kering.
layu lalu menjadi debu dan terbang dibawa angin

Hingga ahirnya hati menjadi tawar, tak ada lagi rasa.
Ku coba bertahan dengan kekuatanku,
Tapi Tuhan, aku cuma manusia biasa
Masihkah ada waktu bagiku untuk bertobat?

Bisikan caranya padaku, ya Tuhan.
Agar kumampu menjaga mata hati ini
Agar sinarnya tetap menjadi
Penuntu ke jalanMu.

Icha Koraag
12 Oktober 2006

No comments: