Tuesday, November 04, 2014

Cara Menjaga Keharmonisan Hubungan Suami-Istri


Dok: http://www.panoramio.com/photo/5911072

Adalah dengan saling menghormati. Mengapa keharmonisan hubungan suami istri perlu di jaga? Di era teknologi canggih, sebagian kehidupan manusia sudah diwakilkan oleh teknologi tadi. Bahkan perkembangan dunia internet membuat seolah dunia tanpa batas. ketidakhadiran fisik dianggap tidak masalah, selama kedekatan hati terjaga. Benarkah? jawabnya kembali pada individu masing-masing.

Dengan berkembangnya teknologi, huungan jarak jauh menjadi pilihan. Dulu saya diajar kedua orangtua, yang namanya pernikahan harus hidup di bawah satu atap. Artinya jika suami dipindah tugaskan, maka istri dan anak selayknya ikut. Jaman dulu mungkin tidak serumit sekarang, jika kepala keluarga dipindah tugaskan.

Tidak demikian halnya pada kondisi seperti sekarang, di mana kebanyakan suami-istri sama -sama bekerja. Harusnya atau idealnya memang ada yang mengalah tapi situasi dan kondisi semacam ini bisa diatasi. Menghormati adalah sebuah sikap dan sifat yang dilakukan atas dasar respek. Menjaga keharmonisan hubungan suami istri adalah upaya membangun keluarga bahagia lahir dan batin.

Pernikahan kami lumayan sudah teruji. Kami menikah sejak Juli 1996 dan kami sudah memiliki sepasang anak. Inilah Cara kami Menjaga Hubungan Suami-Istri

1. Menjaga kepercayaan
    Selama saya tetap menjaga kepercayaan dari suami, saya bebas beraktifitas. Kepercayaan dalam         hal ini adalah tetap menjaga tugas dan peran utama saya sebagai istri dan ibu. Demikian juga suami     menjaga kepercayaan dari saya, maka ia tidak akan terbebani dalam melakukan aktiftas

2. Melakukan komunikasi terbuka
    Komunikasi adalah salah satu kunci utama dalam segala hal dan segala aktifitas. Suami-istri               umumnya lahir dan besar dengan latar budaya yang berbeda.  Melakukan komunikasi terbuka akan     meminimalkan kesenjangan komunikasi.

3. Kejujuran
    Erat kaitannya dengan kepercayaan. Ibarat pepatah sekali lancung ke ujiang seumur hidup tak akan     dipercaya. Konflik pada pasangan suami istri adalah biasa, tidak ada yang perlu disembunyikan.         Karena salah paham bisa dimaafkan tapi ketidak jujuran sulit dilupakan walau sudah dimaafkan.

4. Mengatakan atau Mengungkapkan Pujian
    Kelihatannya sepele tapi sangat berdampak besar. Ungkapan pujian dengan mengatakan adalah           upaya menjaga kedekatan hati. Jangan menyesal jika waktu sudah tidak ada lagi.

5. Gunakan Magic Word
    Terima kasih. Maaf dan minta tolong adalah tiga kata sederhana namun mempunyai makna yang         luar biasa. Mengandung saling menghormati, saling menyayangi dan ucapan syukur.

6. Hubungan Jasmani dan Rohani
    Bagi laki-laki, mencintai dibuktikan dengan seks, sebaliknya kaum wanita mau melakukan seks           karena ia mencintai. Hubungan seks dalam sebuah pernikahan adalah penting dan utama.                     Bagaimana anda bisa membina kedekatan fisik jika sudah tidak melakukan hubugan seks?

Cara menjaga keharmonisan hubungan suami istri lahir dari keinginan menjaga sebuah pernikahan agar berjalan dengan baik. Tujuan utama menikah adalah bersama dalam suka dan duka hingga maut memisahkan.

Dok: http://www.panoramio.com/photo/5911072


12 comments:

Inda Chakim said...

Makasih infonya mak. Bermanfaat nih bagi daku yg baru aja merit, baruuu aja mau 4 tahun. Hehe.

suria riza said...

Amin mak icha semoga perkawinan kita langgeng dengan pasangan sampe mau memisahkan :*

Uniek Kaswarganti said...

Wow 96 udah married ya Mak Icha... aq lulus kuliah aja belum tuh hihihii... Semoga pernikahan kita selalu dalam lindunganNya ya mak.

Tatit said...

Wah pernikahannya beda setahun dengan saya Mbak. Saya sejak 1995. Hmmm dan sering LDR.Betul banget ke 4 tips itu.

Widy Darma said...

aku belum nikah... tapi tipsnya oke banget nih mak, untuk bekal nanti. thanks for sharing :)

Istiadzah Rohyati said...

aaaah keren, mak ichaaa. makasih yaaa. berasa abis dirangkumin dari seminra. :)))
btw, 96 aku baru kelas 4 SD. hahahhaha

ade anita said...

Wewww... tahun 96 aku dah keguguran untuk yg pertama kalinya. Hiks. Aku nikah tahun 94

liannyhendrawati said...

Tahun 96 aku masih puyeng ngerjain skripsi haha. Makasih sharingnya mak Echa, berguna banget nih.

liannyhendrawati said...

Balik komen lagi.

Haduh typo tadi, mau ngetik mak Icha jadi mak Echa *efek jempol kegedean xixixi

Elisa Koraag said...

Terima kasih buat semua yang sudah mampir. Sangat bersyukur kalau catatan ini bisa bermanfaat.

Tanti Amelia said...

semoga mak Icha langgeng sampe kakek nenek ya

irma susanti said...

terima kasih tipsnya mak elisa,...penting bgt inih. Semoga pernikahanku dan tentu saja pernikahan mak elisa langgeng trus yaaa...amiin :)