Wednesday, April 08, 2015

Sehat itu Penting



Hari Kesehatan Sedunia diperingati setiap tanggal 7 April. Tahun 2015, WHO mengusung tema, KESEHATAN MAKANAN. Sedangkan Kementerian Kesehatan memilih tema "Pilih dan Konsumsi Pangan yang Aman dan Sehat", untuk diterapkan secara nasional.

Menteri Kesehatan RI, Prof Dr dr Nila Farid Moeloek, Sp.M (K), mengatakan: Pilihan tema nasional HKS karena masih banyaknya kasus malnutrisi akibat belum optimalnya pemenuhan dan sosialisasi gizi sehat dan seimbang yang turut menimbulkan keprihatinan global.

Berdasarkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) kasus keracunan yang dibabkan makanan (540) merupakan nomor dua tertinggi, sesudah kasus keracunan yang disebabkan oleh Binatang (717).

Sumber: 

Sering saya menyaksikan berita di televisi, mengenai wabah keracunan makanan yang menimpa sekelompok masyarakat sesudah menyantap makanan/hidangan pada sebuah hajatan. Menyelenggarakan hajatan seperti syukuran, peryaan pernikahan, khitanan, memang mengharuskan keluar uang banyak. Menyiasati menekan biaya konsumsi, jatuh pada pilihan menggunakan materi yang murah.

Kalau pepatah Betawi mengatakan ada uang ada barang. Maknanya lebih kurang, sesuatu yang berharga pasti ada harganya (bernilai/mahal). Jika materi untuk menjamu undangan menggunakan material murah. Maka kwalitas hidanganpun menjadi tidak berharga.  Makanan basi baik karena material yang kurang bagus atau kebersihan yang tidak terjaga saat pengolahan dan penyajian, dapat menyebabkan berkembangnya bateri yang dapat menyebabkan, sakit jika mengkonsumsi makanan tersebut. Dengan ciri, pusing, mual, muntah-muntah, dan berakhir dengan pingsan. 

Ketidaktahuan mengkonsumsi makanan yang baik dan sehatpun kerap menjadi penyebab turunnya tingkat kesehatan masyarakat. Maka tema Hari Kesehatan Sedunia, menjadi sangat relevan. Tugas besar bagi kita, masyarakat yang paham pentingnya Kesehatan Makanan untuk turut mengedukasi lingkungan terkecil. Dalam hal ini keluarga.

Memilih dan menyajikan bahan makanan yang baik, menjadi kebutuhan mutlak yang harus diterapkan. Anak-anak belajar secara teori pentingnya mengkonsumsi makanan yang dibuat dari bahan makanan yang sehat. Sebagai ibu, tugas saya memastikan terjadi di dalam dan di luar rumah. Memilih dan mengolah bahan makanan agar tetap terjaga kandungan gizinya memang memerlukan pengetahuan tersendiri.


Di jamn modern, di mana teknologi komunikasi tumbuh dengan pesat, akses informasi menjadi mudah. Lewat telepon pintar kita bisa mendapatkan semua informasi dari genggaman. Dengan meyakini Sehat itu Penting maka saya bisa menjaga asupan makanan untuk keluarga. Menjaga dan menyediakan makanan sehat, adalah bagian dari tangung jawab. Karena sehat itu penting.

1 comment:

cedera lutut said...

penting nya menjaga kesehatan terutama dari pola makan bunda