Monday, November 09, 2015

KATA BOX, PENYEMPURNA KESENANGAN PENGGILA GAME.





Hadir dipeluncuran KATA BOX, jujur penuh tanda tanya. Apaan sih? Tebak-tebak buah manggis, nggak ada gunanya. Karena semua tebakan salah! Bukan cuma Nyonya Bawel yang penasaran, nyaris semua yang hadir juga nggak tahu dan nggak bisa menebak. Kebanyakan kami menebak semacam modem, soalnya ada monitor, ada keyboard juga ada mouse tapi ada stick dan console untuk bermain.

 KATA BOX , temuan David Chen dan Alex Prasetio. Menurut penjelasan David Chen,  KATA BOX, sudah ada sejak 7 tahun lalu di Amerika. Memproduksi Hp dan tablet. Karena David Chen dan karyawan lain gemar bermain, lalu mereka memikirkan terobosan baru. Berdasarkan kegilaan bermain, lahirlah KATA BOX. Dan kini sudah tersebar di 7 negara. Di antaranya Amerika, Canada, Philipina, dan Hongkong

David Chen dan Alex Prsetio, GM KATA BOX

Kemajuan dunia digital dinikmati hampir semua sektor. Bukan cuma komunikasi tapi juga dunia hiburan. Kemajuan teknologi membuat para pemikir terus memikirkan terobosan-terobosan yang bisa membuat hidup lebih nyaman. KATA BOX lahir untuk menunjang hidup nyaman. Gaya hidup yang menyenangkan. Dan salah satu hal yang menyenangkan dalam hidup adalah bermain.Prinsip KATA BOX: Making easy life.

Mendengar KATA BOX adalah alat untuk memuaskan penggila game, langsung terbayang wajah suami dan anak sulung Nyonya Bawel. Mereka bakal bahagia banget kalau tahu ada sebuah alat yang bisa memfasilitasi kegemaran mereka.

David Chen yang berasal dari Philipina, menjelaskan KATA berasal dari bahasa Tagalog yang artinya “Believe”, mengambil logo ikan koi. Mengapa ikan koi karena unik dan diyakini ikan koi dipercaya sebagai pembawa rezeki. Tahun 2009, David menemukan satu perangkat yang berbasis OS Kitkat 4.4 dan dapat dipasang pada  perangkat android & TV yang sudah berbasis HDMI.

Nyonya Bawel serius mendengarkan penjelasan David Chen, soalnya berharap bisa bercerita dengan detil ke suami dan anak di rumah. Dan keseriusan Nyonya Bawel medengar penjelasan ini, juga berguna untuk menuliskan apa dan bagaimana si KATA BOX itu sendiri.





Ketika KATA BOX dihubungkan ke tv berbasis HDMI, lalu dengan jaringan wifi yang ada, tralalala: banyak keajaiban di sana. Si KATA BOX yang dibandrol dengan harga $69 atau sekitar Rp. 980.000 dan biaya bulanan sekitar Rp. 130.000  yang dibayarkan dengan pulsa lewat playstore, memberikan tawaran hiburan yang EDAN.

Dan yang hebohnya lagi, usai demo David Chen dengan KATA BOX, ada 5 hp yang dibagikan. Blogger dan awak media tentu sukacita menerimanya. Yang nggak dapat doorprize tetap gembira, karena kami pulang membawa satu set KATA BOX.



Sampai di rumah, dengan antusias Nyonya Bawel menjelaskan ke suami dan si sulung apa itu KATA BOX. Tapi penjelasan Nyonya Bawel kayaknya nggak terlalu didengarkan. Karena mereka berdua langsung membuka, membaca petunjuk dan mempraktekkannya. Nyonya Bawel sampai rumah sesudah magrib, suami dan anak-anak juga lelah, jadi nggak terlalu minat bermain, maka yang dilakukan adalah nonton. Ya, kami sekeluarga menikmati film yang kami mau karena dengan KATA BOX, kami bisa mencari dan memilih film yang kami inginkan. Kalau jenis game, suami dan si sulung sudah terbiasa dengan X box dan PS 3, pasti mereka tahu apa yang akan mereka gunakan dengan KATA BOX.



Stiknya cuma satu, itu berarti perlu beli satu lagi. Tapi stiknya nggak bisa sembarang stik tetap harus keluaran KATA BOX  karena stik yang lain belum compatible. Service center KATA BOX ada di roxi, tempat yang nggak sulit di capai. Berarti musti sisihkan uang dan agendakan belanja. Demi orang-orang tercinta, apa sih yang nggak Nyonya Bawel lakukan?

No comments: