Thursday, May 05, 2016

Anita d'Caritas, Resolusi 2016 “Be A Writerpreneur”

Siapa mengira, apa yang dituliskan di kertas dan ditempelkan di dinding kamarnya, menjadi penyemangat diri dan membuatnya mempunyai blog.

"Kita harus melewati setiap PROSES untuk mendapat KEBERHASILAN. Proses itulah yang akan membentuk kita. Menikmati proses bukanlah hal yang mudah, kita harus menyadari bahwa sebuah keberhasilan tidak didapat secara instan. Ada yang harus dikorbankan, waktu, tenaga bahkan pikiran" Quote by Anita d'Caritas.

Saya setuju banget, jauh lebih penting menikmati proses perjalanan ketimbang pencapaian. Namun tidak bisa dimungkiri, kenyataannya banyak yang memilih mendapatkan hasil tanpa peduli pada proses.

Anita d'Caritas adalah nama alias dari Anita Carolina Tampubolon. Ibu Bidan yang terbilang baru saat ini dalam menikmati kehidupan berumah tangga, menjadi ibu dan istri. Ya, usia pernikahannya belum lagi berusia dua tahun. Namun profesinya sebagai bidan membuat ia tetap cakap dalam mengurus keluarga terutama mengurusi buah hatinya. yang baru berusia 7 bulan.

Anita mengaku mencintai tulis menulis sejak SD tapi kegiatan ngeblog baru ditekuni. Saya banyak  membaca blogger yang mengaku pemula. Usia blog kurang dari setahun tapi kecintaan menulis sudah sejak duduk di Sekolah Dasar. Itulah sebebanya saya tidak suka menganggap seseorang blogger baru atau blogger pengalaman. Karena sesungguhnya blogger ada karena kecintaan seseorang pada kegiatan menulis. "Pasion"nya sudah ada, hanya waktu yang belum kompromi. Ketika waktunya datang, apa yang dituliskannya akan mengalir begitu saja.

Membaca catatan Anita tentang dirinya, sebagai bahan pengantar kami mengenali diri dan aktifitasnya, mengalir dan enak dibaca. Terkadang banyak orang bisa menuliskan tentang hal lain tapi sulit menulis tentang dirinya- Gue banget tuh.

Komitmen pada pasangan dan tujuan mulia berumah tangga. membuatnya rela meninggalkan pekerjaan sebagai Bidan di tanah Sumatera, Riau. Ketika keputusan menikah diambil, perempuan ini siap dengan resikonya dan memilih mundur dari pekerjaannya lalu mengikuti suami. Ini persis dengan pesan almarhum ayah saya. Ayah saya berpesan, sebagai istri harus mengikuti ke manapun suami ditempatkan, tak peduli walaupun si istri berkarir. Karena menurut ayah almarhum, pencapaian tertinggi peremuan ada pada keberhasilannya menjaga keutuhan keluarga.

Maka relalah, Ibu Bidan ini pindah dari Riau. Sempat menetap sekitar 8 bulan di Tangerang, mencoba melamar di beberapa RS, namun kesadarannya sendiri yang menghentikan upaya mencari pekerjaan. Pemikiran sebagai istri dan kesiapannya untuk hamil,  memutuskan Anita berkonsentrasi pada keluarga. Kebiasaannya selalu aktif lalu berubah menjadi peempuan yang tnggal di rumah, membuat dirinya "bete". Iapun mencari aktifitas megisi waktu kosong namun tidak perlu meninggalkan rumah. Situasi ini mengantarnya pada kegiatan jualan secara on line. Mengandalkan FB dan BBM, lumayan sukses.

Kegelisahannya tidak berhenti. Sang suami yang mengenalinya dengan baik, mengusulkan untuk menulis, bahkan dibuatkan blog. Sayang "waktu" belum kompak. Atau Anita yang belum menyadari potensi lain dalam diri. Ia tidak tahu harus menulis apa. 

Anita mengatakan: "Salah satu cara untuk mewujudkan mimpi yaitu bergabung dengan komunitas yang memiliki passion yang sama. Saya bergabung di beberapa komunitas, fb dan wa. Dan akhirnya, saya mengikuti kelas menulis buku dan kelas menulis artikel pada Maret 2016. Kedua nya dilakukan secara online. Biaya tidak lagi menjadi pertimbangan. Saya mendapat dukungan besar dari suami"

Apa yang saya lihat dari diri seorang Anita d'Caritas, bahwasannya, ia perempuan yang memiliki keinginan kuat dan tahu apa yang diinginkan. Banyak orang memiliki keinginan tapi tidak memiliki kekuatan dalam mewujudkan keinginan tersebut. Padahal sebagatas keingian saja, baru sebuah mimpi. Proses mewujudkan mimpi adalah perjalanan yang menantang dalam menguji kemampuan diri. Dan jika keberhasilan di dapat, kepuasan tertinggi datang dari keberhasilan melewati proses tersebut. Senang bisa mengenal sosok yang satu ini. Mau mengenali lebih jauh, silakan cek media sosialnya.
FB: Anita Carolina Tampubolon
Twitter :  @Anita d'Caritas 
Instagram: @Anita d'Caritas
Blog: http://anitadcaritas.blogspot.co.id/

3 comments:

kira kara said...

"pencapaian tertinggi perempuan ada pada keberhasilannya menjaga keutuhan keluarga."
wuaahhh.. nendang banget inih.. Pesan yang sama pernah diucapkan ibu saya, "Kemanapun suami kamu pergi, dampingi.."

Lathifah Edib said...

Blogger yang memang penulis itu lebih enak dibaca tulisannya. Tulisannya tertata meski ga mesti baku2 amut.

Anita Carolina said...

Terimakasih Bunda buat tulisannya :)
"pencapaian tertinggi perempuan ada pada keberhasilannya menjaga keutuhan keluarga"
love this quote, Bun..