Tuesday, August 21, 2018

Asian Games 2018, Indonesia Bisa Indonesia hebat





ASIAN GAMES 2018, adalah pesta olahraga se Asia yang ke 18. Diikuti 45 negara, diselenggarakan di Jakarta dan Palembang. Disiapkan sekitar 3,5 tahun dan dibuka secara resmi 18 Agustus 2018. Sudah berlalu tiga hari, tapi lini masa Nyonya Bawel masih dipenuhi opini kebanggaan dan rasa kagum akan acara pembukaan/Opeing Ceremony. Dan hingga saat ini, Nyonya Bawel,  salah satu yang merasakan hal tersebut. Dada Nyonya Bawel masih membuncah penuh kehangatan dan kebanggaan. Nyonya Bawel yakin, Asian games 2018, Indonesia Bisa Indonesia hebat

Opening Ceremony, 
Dilakukan serentak di Jakarta dan Palembang. Bisa disaksikan langsung di lokasi acara, maupun lewat televisi. Nyonya Bawel memilih menyaksikan lewat Tv karena lebih puas dan bisa santai ngemil bersama anak-anak dan suami.


1. Kelas dunia.
dirancang dan dilakukan oleh anak bangsa. Nama Wisnutama, nama yang memang dikenal sebagai sosok kreatif membuktikan, bukan sekedar isapan jempol. Tapi pantas disejajarkan dengan pemain kreatif di tingkat internasional. Hal ini dibuktikan dengan pujian yang terus mengalir dari berbagai pemberitaan media asing. Bukan hanya ditingkat Asia tapi juga tingkat dunia. Bahkan tak sedikit yang berpendapat Indonesia layak menjadi penyelenggaran Olimpiade.

Sumber; https://www.youtube.com/watch?v=rrn61beEVQM


2. Presiden RI, Jokowi dan Moge
Kejutan yang luar biasa dan sangat kekinian. Bukan sekedar pamer narsis. tapi siapapun yang mengkonsep Jokowi dengan motor gede, sungguh paham benar kejutan yang disajikan. Karena tidak akan pernah ada yang menduga, Panitia mampu "mengarahkan" Orang no 1 di Republik ini untuk ambil bagian dipertunjukan Opening Ceremony acara Asian Games. Kok bisa sama sekali nggak bocor, artinya ketika "Film" tersebut di produksi, tidak ada satupun media yang mencium. Seluruh crew "merahasiakan" Bahkan kita tahu, tinggal foto dan upload di facebook, pekerjaan yang sangat mudah dan cepat.

Tapi kelihatannya crew, benar-benar menjaga hingga "kejutan" memang sangat mengejutkan. Terlepas dari pro dan kontra pemakaian peran pengganti, saat presiden Jokowi terbang dengan mogenya. Nyonya Bawel tidak peduli yang Nyonya Bawel tahu, Presiden Jokowi mau berpartisipasi saja, adalah bukti Presiden yang merakyat.





3. Kekayaan Nusantara
Panggung Pembukaan /Opening Ceremony Asian Games 2018, menyajikan kekayaan budaya Indonesia yang luar biasa, indah, keren dan banyak. Ini menjadi kesempatan Nyonya Bawel "berbicara" dengan kedua anak Nyonya Bawel tentang Rasa nasionalisme. Mengajak anak-anak Nyonya Bawel untuk mencintai budaya Indonesia. 



Venue dan Fasilitas Lomba




Mengutip ucapan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di salah satu Talkshow saat persiapan Asian Games yang diselenggarakan sebuah surat kabar di Jakarta, Beliau mengatakan" Asia Games 2018, bukan sekadar pesta olahraga tapi sebuah investasi. Karena semua venue dan fasilitas lomba yang dibangun, dapat digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga lainnya. Pemerintah membangun dengan serius. Lihatlah venue-venue tersebut di bangun sekelas dunia. 



Bahkan pelaksanaan Asian Games ini erat kaitannya dengan dunia pariwisata dan perekonomian. Asian Games bakal mengundang wisatawan Mancanegar, akan ada banyak transaksi keuangan terkait hal tersebut. Namun jangan lupa, hal lain yang juga harus disiapkan atau dihimbau adalah penerimaan masyarakat.

Hal senada dikuatkan Ketua Inasgoc Erick Tohir. Panitia dan pemerintah serta dukungan semua pihak, telah bahu membahu mempersiapkan pelaksaan Asian Games 2018, namun dibalik semua itu perubahan prilaku masyarakatlah yang akan menentukan kesuksesannya. Penerimaan dan partispasi masyarakat dalam mendukung Asian Games, merupakan dukungan utama. Karena apa yang dibuat panitia dan pemerintah tidak berarti jika tidak ada dukungan dari masyarakat. 

Dukungan apa yang bisa diberikan masyarakat? Pertama, bangga dan yakin, Indonesia mampu. Sebarkan informaqsi baik terkait pelaksaaan Asian games 2018. Datang dan saksikan setiap pertandingan, baik datang dan menonton langsung atau lewat televisi, streaming online lewat handphone/komputer dll. Karena semua tidak akan berarti jika tidak ada masyarakat.


Nyonya Bawel setuju banget. Ini ajang olahraga 4 tahunan yang tidak akan pernah tahu, kapan Indonesia bisa menjadi tuan rumah kembali. Ini memang kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah, setelah Asian Games ke 4 tahun 1962. Maka pantas rasanya apa yang disampaikan Erick Tohir untuk kita laksanakan. Yuk, segera perhatikan jadwal dan pilih cabang olahraga favorite, datang, nonton dan dukung atletnya. Indonesia bisa, Indonesia hebat.

No comments: