Friday, September 21, 2018

Makaroni Brayy Cemilan khas Bandung, yang Enak



Makaroni Brayy Cemilan khas Bandung, yang enak

Saya orang yang suka ngemil. siapa yang suka ngemil? ayo ngacung! Apalagi saat bete. Atau nonton tv atau dikejar DL. Cemilan saya macem-macem asal ringan. Buah tidak lagi masuk kategori cemilan buat saya karena buah sudah jadi makanan pokok. Loh? Iya, sudah lebih dari dua tahun, saya sarapan dengan buah. Buah yang paling ringan, pisang dan pepaya. 

Jadi cemilannya apa? namanya juga orang Indonesia, sukanya ya yang crispy-crispy gitu. ngarti nggak crispy?. Maklum deh saya mantan anak Jakarta-selatan. Crispy itu garing. Kalau digigit bunyi krenyes-krenyes. Saya mau cerita cemilan yang lagi saya dan keluarga gandrungi. Suami saya tamat SMA di Bandung. Jadi buat dia Bandung itu kota kenangan-kenangan. ...lama sudah beta, tidak berjumpa dengan kau, sekarang telah menjadi lautan, mari Bung rebut kembali. Jiah jadi nyanyi deh. Maksudnya saya mau cerita, bandung tuh kota dengan 1000 cerita termasuk kulinernya.

Jadi saya dikenalkan Makaroni Brayy cemilan Khas Bandung. Diproduksi Kang Asep dari Cinunuk yang sudah merasa mati gaya dengan usaha off linenya. Saya kira saya doang yang mati gaya dengan usaha off line. Makanya banting stir jadi blogger. Untungkan? jadi nggak bersaing sama Kang Asep. Saya doyan banget sama yang namanya makaroni.

Orang Bandung mah emang terkenal kreatif-catet pakai f bukan p. Makaroni itu sejenis pasta, bahan makanan asal negara Eropa-tepatnya Italia. saya kenal makaroni dengan sebutan Macaronni Schotell. Campuran pasta, telur, keju dan susu yang kalau rutin makannya, bakal naik 3 kg dalam seminggu. Ini biasa disajikan Oma dan Mama. maklum kedua perempuan inspiratif di keluarga saya itu, hidup di zaman Kompeni.


Makaroni Brayy Cemilan khas Bandung

Makanya agak terpesona ketika kenal dengan Makaroni Brayy Cemilan Khas Bandung ini. Hadir dengan 3 varian rasa, yaitu Keju, Pedas-Bawang Jeruk dan Pedas Seblak. di jual dalam kemasan modern berisi 110 gr seharga Rp. 15.000/bungkus.  ketiga varian rasanya enak. Ringan dan bikin nagih. Karena seperti makan kuaci, bedanya nggak perlu dikupas. Makan banyak nggak terasa dan gak mengenyangkan.  Diolah dengan higienis dengan rempah pilihan. Kemasannya praktis, mudah di bawa kemana-mana. Rasanya, asli bikin ketagihan.

No comments: