Saturday, October 20, 2018

MSG Enak dan Diperlukan Tubuh


“Moms war” di linimasa, adalah salah satu yang “mengerikan” buat Nyonya Bawel.  Suatu masa lewat status seseorang yang “Ngomel” mengenai bahayanya “micin” Status tersebut menyerang status kawan lain. Kawan yang ngomel, menyesalkan status kawan, yang membanggakan kelezatan hasil masakannya yang disukai anak karena menggunakan penyedap rasa alias “micin”.



“Nggak perlu juga saya tuliskan bahayanya micin. Silakan cari di google. Kok masih mencekoki anak dengan “racun?” Sejak menikah dan mempunyai anak, saya hanya menggunakan gula dan garam untuk menyedapkan masakan saya” Begitu lebih kurang statusnya.

Helo, di google juga banyak loh informasi manfaat MSG. Tahukah anda kalau sesungguhnya garam dan gula jauh lebih berbahaya dari MSG. Orang dengan penyakit hipertensi harus mengurangi garam. Orang dengan penyakit diabetes harus mengurangi gula. Belum ada yang menentukan orang harus mengurangi atau menjauhkan rasa gurih/Umami. Umami adalah rasa yang di dapat dari MSG. MSG Enak dan Diperlukan Tubuh.




Monosodium Glutamate atau yang lebih dikenal dengan MSG adalah  salah satu dari asam amino non-esensial yang paling banyak dikonsumsi  masyarakat. Sedangkan MSG garam penyedap rasa. MSG dapat membuat cita rasa makanan jadi lebih gurih dan nikmat.  Buat Nyonya Bawel makanan sehat itu penting tapi mengolah makanan sehat itu dengan enak atau tetap enak, adalah persoalan yang berbeda. Nyonya Bawel, Ibu dua anak usia remaja (15 dan 18 tahun), Lumayan banyak pengalaman dalam menghadapi anak susah makan. Dua anak memiliki sifat dan selera makan yang berbeda.  Setiap Ibu pasti pernah menghadapi anak susah makan. 

Ada yang rela memberikan susu formula terus-terusan dengan alasan daripada lapar. Atau memberikan apa saja yang disuka anak. Sukanya mie instan, ya kasih mie instan. Sukanya ayam goreng terpung ya ayam goreng tepung. Sukanya nasi  telur di kasih kecap ya, itu aja.

Padahal persoalan anak susah makan jika tidak ditangani secara cepat dan tepat akan menjadi awal masalah besar bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Susu saja tidak bisa memenuhi kebutuhan anak akan serat. Begitu juga tidak baik  kalau cuma mie instan yang tidak lain cuma karbohidrat saja. Untuk tumbuh kembang yang baik, tetap diperlukan kandungan gizi  bervariasi sesuai kebutuhani seperti karbohidrat, protein, mineral dan vitaman.



Nyonya Bawel bersyukur, hingga ke dua anak remaja, belum sekalipun mereka sakit hingga harus di rawat di RS. Nyonya Bawel dulu, Ibu bekerja. Kekhawatiran terbesar selain di tegur Bos adalah anak tidak makan dengan baik dan cukup. Setiap jam makan, Nyonya Bawel selalu menghubungi pengasuhnya, untuk memastikan anak diberi makan. 

Laporannya selalu mau makan dengan baik. Apakah Nyonya Bawel percaya begitu saja? Ya nggak lah. Nyonya Bawel memastikan kenaikan berat badan anak, juga observasi dari aktivitas anak. Nggak mungkin makan baik atau cukup kalau tidak ada kenaikan berat badan dalam satu bulan. Begitu juga dengan aktifitas, kalau terlihat  lesu dan tidak aktif bergerak, nggak mungkin makan baik dan cukup.

Ketika si Sulung duduk di kelas 6 SD, Nyonya Bawel memutuskan berhenti berkantor, bukan berhenti bekerja. Nyonya Bawel memilih menjadi freelancer setelah 18 tahun berkantor. Dari dulu Nyonya Bawel turun tangan langsung mulai dari memilih bahan, mengolah makanan dan menyajikan untuk keluarga. Nyonya Bawel tahu dengan pasti apa yang disuka dan yang tidak disuka  kedua anak Nyonya Bawel. Tapi Nyonya Bawel mengenalkan semua jenis bahan makanan dan mewajibkan mereka memakannya karena baik dan dibutuhkan untuk tubuh. Walau kini selera mereka sudah terbentuk dan mempunyai kesukaan pada makanan tertentu, Nyonya Bawel tidak lagi mengatur. Namun apa yang tersaji pasti di makan.

Muhammad Fachrurozy - Public Relation Departemen Manager

Prof.Purwiyatno Hariyadi - Ahli teknologi pangan IPB


Pertengahan Oktober 2018, Nyonya Bawel mengikuti Gathering Blogger  di Resto Kapulaga, Bandung yang diselenggarakan Ajinomoto dan Dream.co.id.  Mengangkat tema:

Eat Well Life Well

Muhammad Fachrurozy - Public Relation Departemen Manager Ajinomoto Indonesia dalam sambutannya mengharapkan, kegiatan ini mampu memberi informasi dan pemahaman yang benar. Sehingga dapat mengedukasi masyarakat mengenai MSG.  Nyonya Bawel mendapat banyak ilmu pengetahuan dari acara ini. 

Hadir nara sumber, Profesor Purwiyatno Hariadi dari IPB. Beliau menyampikan pentingnya kita memahami secara benar apa itu fungsi pangan.


Pertama: Pangan  sebagai sumber zat gizi  dan pangan sebagai sumber kehidupan. Pangan itu sendiri  mengandung energi, protein, sumber asam amino, mineral, vitamin.

Kedua: pangan sebagai sumber kenikmatan.  Maka penting mengetahui persepsi warna. Aroma, flavor/rasa, suhu dll.

Ketiga: pangan dengan fungsi kesehatan/pangan fungsional.

Dengan memahami fungsi pangan, kita dapat mengaplikasikannya dalam keseharian. Jika mengacu pada pemahaman fungsi pangan yang pertama, maka makan tidak sekadar kenyang. Harus disadari pangan sebagai sumber gizi yang diperlukan tubuh agar tumbuh, kuat dan sehat sehingga mampu berproduktifitas.

Fungsi pangan yang kedua  sebagai sumber kenikmatan. Setelah memenuhi fungsi pangan yang pertama, tak salah jika kita juga menikmati pangan sebagai makanan yang enak. Siapa juga akan memilih makanan tidak enak?

Dan yang ketiga, Fungsi pangan sebagai makanan fungsional. selain mengetahui manfaat dari jenis-jenis bahan makanan kita juga perlu tahu fungsinya. Karbohidrat untuk tenaga, protein untuk pertumbuhan, vitamin dan mineral juga mempunyai fungsi masing-masing. Mengetahui fungsi masing-masing pangan, membuat kita tahu menyusun menu makan berdasarkan kebutuhan.

Nyonya bawel boleh bersyukur, pengenalan aneka bahan makanan dan menu-menu makan pada kedua anak bisa dibilang berhasil. Keduanya bisa memakan hampir semua jenis bahan makanan dan menu masakan. Tapi mereka tidak suka masakan yang pedas. Eits-itu mah pilihan. Ketika kedua anak mengatakan Masakan mama Enak, bahagianya tuh luar biasa. Kuncinya, makanan enak, ya dengan penyedap rasa a.k.a. MSG.

Bagaimana Nyonya Bawel bisa menyajikan sayur brokoli jika hanya dengan bumbu bawang putih, garem dan gula? Brokoli sehat tapi nggak enak. Nyonya Bawel harus cerdas mengolah bahan makanan yang dasarnya nggak enak menjadi masakan yang enak. Selain mencampur dengan bahan makanan lain seperti udang, Nyonya Bawel juga mencampur dengan penyedap rasa. Bagaimana dengan persoalan MSG-Monosodium Glutamat? Micin/vetsin adalah bumbu masak yang mengandung MSG-Monosodium Glutamat. Apaan sih MSG itu? MSG Enak dan DiperlukanTubuh

Tahukah anda kalau Monosodium glutamat termasuk jenis asam amino yang diperlukan tubuh? Sebelum sampai ke rumusan kimia yang bikin mumet saya mau bercerita soal rasa. Ada 5 dasar yaitu Manis,Asin, Asam, Pahit dan Umami.

Manis berarti ada glukosa/sukrosa berarti sumber energy
Asin berarti ada kandungan mineral
Asam berpotensi  sesuatu yang sudah busuk/rusak
Pahit berpotensi  berpotensi racum
Umami sumber protein.

Kelima cita rasa dasar ini adalah informasi atau sinyal dasar yang diterima lidah untuk bertahan hidup. Lidah memiliki beberapa bagian yang bisa mengecap dan membedakan kelima cita rasa dasar tersebut. Rasa umami ditemukan ilmuwan Jepang KIKUNAE IKEDA. Beliau meneliti rasa enak/gurih yang ada dalam bumbu khas masakan Jepang.  Bumbu itu disebut  KONBU, DASHI  “Rasa Enak”. Tahun 1908  ditemuka kandungan utama pada Konbu/rasa enak  itu Glutamat.
 
Ilmuwan  Jepang KIKUNAE IKEDA  dalam sebuah prertemuan Internasional di Chicago tahun 1912 mulai memperkenalkan sebuatan rasa Umami yang ternyata juga ada hamper di semua bahan makanan, seperti tomat, keju, asparagus, daging dan disebu dll. Awalnya sulit menjelaskan rasa enak itu umami yang lebih kurang berarti gurih., antara manis, asin, asam dan pahit. 

Rasa Umami di dapat dari Glutamat terikat dan Glutamat bebas. Glutamat terikat di dapat dari protein sedangkan Glutamat bebas hasil perpecahan protein dan penambahan glutamat. Glutamat akan meningkat seiring proses pematangan makanan. Tomat semakin enak jika semakin masak.

Penelitian itu terus dilanjutkan para ilmuwan lain, 1913 disebut INOSINAT, oleh S.KODAMAT, 1957, GUANILAT oleh KUNINAKA. Rasa umami di dapat dari kandungan glutamate yang merupakan salah satu jenis asam amino yang diperlukan tubuh.

Lalu kapan munculnya issue MSG tidak baik? Dimulai dari  Chinese Reastaurant syndrome. (CSR) Dr. Robert Hok Man Kwok (1968) menuliskan di suratkabar  (Jurnal England Medicne)yang menceritakan ia kerap sakit kepala setiap usai makan di restaurant china. Restaurant cina terkenal dalam penggunaan penyedap rasa.da juga yang aleri dengan glutamat. dalam jumlah sedikit tubuh masih bisa menerima tapi pada kadar yang "berlebihan" tubuh menolak. Nah sakit kepala dan pusing usai makan di restauran china adalah sinyal tubuh yang bersangkutan menolak glutamat yang berlebihan.

Tahun 1988 sudah dirilis secara resmi Monosodium Glutamat bukan penyebab rasa pusing atau sakit kepala.  1991. European Comission Scientific Cometee  for food report menjelaskan Glutamat diperlukan buat mereka yang diet.

Jadi buat mereka yang harus diet, agar makanannya tetap enak, jumlah garam dikurangi tapi boleh ditambahkan MSG, agar rasa “:enaknya” tetap di dapat. Karena akan membahayakan bagi mereka yang karena sesuatu dan lain hal harus mengatur pola makan tapi mendapatkan makanan tidak enak, maka akan menimbulkan bahaya /penyakit lain akibat gizi yang tidak terpenuhi.

Suami Nyonya Bawel, tahun lalu terkena serangan stroke ringan, otomatis saya menjaga kesehatannya bukan cuma lewat pemeriksaan rutin dan minum obat tapi juga dalam menjaga makanannya. Apakah Nyonya Bawel pantang menggunakan MSG? nggak tuh. Justru Nyonya Bawel harus menjaga agar selera makanannya tetap terjaga. Nyonya Bawel percaya perlawanan utama penyakit dalam tubuh adalah tubuhnya sendiri.  Bagaimana antibodinya akan terbentuk jika makanannya tidak cukup? Makan cukup tetap harus makanan yang enak. Akan menyedihkan banget kalau harus mengatur pola makan demi sehat tapi yang tersajikan makanan dengan rasa yang tidak enak. Sebaliknya bahan yang kurang enak seperti sayur-sayuran (buat saya semua sayuran rasanya tidak enak tapi kalau diolah dengan enak yang jadi enak dan dimakannyapun tidak susah.

Datu Rembulan, Influncer yang juga seorang Ibu dengan dua anak menceritakan pengalamannya. Ia sudah mencampurkan penyedap rasa untuk MPASI bayinya. Iya kesulitan memberikan makan pada bayinya karena ia mencicipi, makanannya tidak enak. Ketika dicampur dengan penyedap rasa, bayinya mau  makan. Sebetulnya sederhana dan simple. Penggunaan MSG terletak pada takarannya. Yaitu secukupnya. Jadi para dasarnya MSG itu pengust Rasa. Menguatkan Rasa yang sudah ada di daging, ikan, tomat Dan bahan lainnya.

Batas maksimal konsumsi MSG yang direkomendasikan WHO adalah 6 gram per hari. Sementara, Kemenkes RI merekomendasikan batas aman konsumsi MSG sebanyak 5 gram. Di sisi lain, rata-rata orang Indonesia hanya mengkonsumsi 0,65 gram. Sumber: 

Soto Mie Bandung & Chickenm Steak ala chef Deni Gumilang


Bagaimana penggunaan MSG yang tepat, benarkah ditambahkan setelah masakan matang? Menurut Profesor Purwiyatno Hariadi, Tidak. Karena MSG tidak berubah dalam proses pemasakan. Jadi kapanpun bisa atau boleh. Jadi kalau balik lagi soal baik atau tidak baik, yang patut diingat adalah takaran. Segala sesuatu yang berlebihan tidak baik.

Usai dapat informasi yang keren dan sangat bermanfaat, acara dilanjutkan dengan demo masak. Bersama Chef Deni Gumilang yang menyajikan dua menu. yaitu Soto Mie Bandung dan Steak Chicken Roasted. Usai menyaksikan demo masak dan icip-icip, kami diajak bermain dengan lomba menhias/pleting makanan.  Seru dan menyenangkan, apalagi 3 terbaik mendapatkan hadiah. 


Karya Nyonya Bawel

Yang datang kebanyakan perempuan, ada beberapa Blogger laki-laki. Kami semua senang melihat demo masak apalagi bagian icip-icip. Kumpul-kumpul, makan-makan dapat ilmu. Terima kasih



Cheft Deni Gumilang in action



No comments: