Tuesday, November 20, 2018

Saya Ngeblog Karena Saya (Ingin) Bahagia


Saya ngeblog karena saya (Ingin) bahagia. Itulah alasan utama mengapa Nyonya bawel ngeblog. Menulis blog bagi Nyonya bawel adalah mengeluarkan uneg-uneg maupun pemikiran, tentang apa saja. Karena memang awal ngeblog Nyonya bawel hanyamemindahkan catatan harian di buku ke digital.

Mengeluarkan apa yang di hati dan di pemikiran adalah upaya meringankan pergumulan dalam batin. Dulu Nyonya bawel, adalah orang yang tak mau berbagi rasa dengan siapapun. Nyonya bawel menyimpannya sendiri atau menuliskan di lembaran catatan harian, setelah benak ini terasa penat. Biasanya sesudah menulis, perasaan Nyonya Bawel, erasa plong. Akhirnya Nyonya Bawel bisa berbicara dengan hati. Berdialog imajiner dengan diri sendiri.

Lama-lama Nyonya Bawel  merasa nyaman dengan mengungkapkan apa yang ada di hati dan dalam pemikiran ke dalam catatan. Itu sebabnya Nyonya Bawel  ngeblog karena Nyonya Bawel  ingin bahagia. Menulis apa yang ada di hati dan pemikiran membebaskan Nyonya Bawel  dan membuat Nyonya Bawel  bahagia. Layaknya catatan harian, yang Nyonya Bawel buat,  catatan ini untuk Nyonya Bawel sendiri bukan untuk dibaca orang lain atau dipublikasikan.

Tapi ketika Nyonya Bawel  memiliki kegembiraan,  ingin juga berbagi dengan orang lain.  Maka mulailah Nyonya Bawel  menuliskan catatan tumbuh kembang anak-anak. Ketika Nyonya Bawel mulai memindahkan catatan harian ke blog, anak Nyonya Bawel  berumur 6 dan 3 tahun. Nyonya Bawel  memposting foto-foto anak-anak bukan untuk pamer tapi untuk menyimpan kenangan.

Waktu berlalu dan tak pernah kembali, maka Nyonya Bawel  menyimpannya dalam catatan digital alias blog. Jujur nih, saat membaca ulang catatan-catatan lama saya di blog, Nyonya Bawel  suka senyum-senyum sendiri. Tingkah pola anak-anak menjadi cerita yang tidak pernah berakhir. Salah satunya bisa di cek di sini.



Ketika Nyonya Bawel memperlihatkan dan meminta anak-anak  membaca, mereka ikut tertawa. Mereka tidak percaya mereka berprilaku lucu. Karena Nyonya Bawel  menuliskan prilaku mereka ketika keduanya baru berusia 3 dan 6 tahun. Nyonya Bawel  merasa kaya, karena memiliki catatan-catatan itu. Karena sejujurnya, catatan-catatan itu, adalah hiburan yang menghangatkan jiwa. 

Karena dalam sehari Nyonya Bawel  cuma bisa bertemu dengan mereka sekitar 4-5 jam. Ya, saat itu saya ibu bekerja. Yang terikat waktu "memburuh” dari pk. 08.30-17.30. Berangkat kerja usai mereka berangkat sekolah. Dan kembali ke rumah saat mereka tengah belajar.  Jika jalanan tidak macet bisa makan malam bersama adalah sebuah kemewahan.


Maka catatan-catatan Nyonya Bawel  di blog adalah ingatan yang ingin Nyonya Bawel  simpan. Hingga kelak menjadi sebuah “harta” yang bisa menjaga kenangan.  Ya Nyonya Bawel  ngeblog karena Nyonya Bawel (ingin) bahagia. Nyonya Bawel  bahagia bisa berbagi rasa. Nyonya Bawel bahagia tidak menyimpan dan menumpuk dalam laci-laci ingatan, yang berpeluang membuat diri bisa depresi. Lewat ngeblog, Nyonya Bawel  memilih bahagia.

4 comments:

Dyah Prameswarie said...

Iya, somehow, menulis blog adalah mengenali diri sendiri.

Haeriah Syamsuddin said...

Saya pun memilih bahagia dengan nge-blog. Puas rasanya bisa menyalurkan semua rasa lewat tulisan. Apalagi, tulisan2 tersebut dapat dibaca di kemudian hari.

Waya Komala said...

Setuju banget mamicha, blog seperti harta karun yang mendatangkan kebahagiaan :)

Sumayyah Tsabitah said...

Menyimpan kenangann karena kita akan rindu hari ini yaaaa :)